Translate

Kamis, 30 Mei 2013

TUGAS ISBD



TUGAS ISBD
MANUSIA , KERAGAMAN DAN KESETARAAN

SOAL :
1.      Apakah manusia itu beragam, jelaskan pendapat anda!
2.      Apa makna konsep kesetaraan atau kesederajatan manusia?
3.      Berikan contoh kasus konflik horisontal!
4.      Berikan contoh sederhana perilaku merendahkan kedudukan/martabat manusia!
5.      Agama merupakan tali pengikat masyarakat, akan tetapi agama dapat memicu konflik antar masyarakat, bagaimana pendapat anda tentang hal itu?

JAWAB
  1. Menurut saya keragaman manusia adalah suatu fakta yang terjadi di dalam kehidupan ini. Keragaman dapat diartikan sebagai suatu  kondisi dalam masyarakat dimana terdapat perbedaaan-perbedaan dalam berbagai bidang terutama suku bangsa, ras, agama, ideologi, budaya, dll. Pada kodratnya manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang diciptakan berbeda-beda, sehingga sejak lahir manusia memang memiliki perbedaan yang satu dengan yang lainnya.
2. Konsep kesetaraan atau kesederajatan manusia memiliki makna bahwa manusia sebagai mahkluk Tuhan memiliki tingkat atau kedudukan yang sama. Tingkatan atau kedudukan yang sama itu bersumber dari pandangan bahwa semua manusia tanpa dibedakan adalah diciptakan dengan kedudukan yang sama yaitu sebagai mahkluk mulia dan tinggi derajatnya dibanding makhluk lain. Dihadapan Tuhan, semua manusia adalah sama derajat, kedudukan atau tingkatannya.
3. Konflik horizontal adalah konflik yang terjadi antar masyarakat yang mempunyai kedudukan yang sama (sederajat) dengan saling menentang pihak yang satu dengan yang lain. Contohnya adalah kasus tawuran antar pelajar, bentrokan antar warga, perebutan daerah kekuasaan, dll.

4.      Contoh perilaku yang merendahkan martabat manusia antara lain mencemooh orang yang miskin, menghina orang yang memiliki cacat fisik, menjadikan orang lain sebagai budak, dll.

5.      Pada dasarnya semua agama mengajarkan untuk saling menghargai dan menghormati sesama manusia. Untuk itu manusia dapat bersatu tanpa membeda-bedakan agama mereka, karena mereka menyadari memiliki kedudukan yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Di sisi lain agama dapat memicu terjadinya suatu konflik karena sebagian individu terlalu fanatik terhadap agamanya, sehingga mereka menganggap agama mereka adalah yang paling benar. Mereka memusuhi orang yang memiliki agama lain dengan mereka. Padahal sebenarnya mereka tahu bahwa agama adalah masalah kepercayaan, semua memiliki hak untuk memilih, tidak ada yang dapat memaksakan itu.